• September 27, 2021

Cen Sui Lan Perjuangkan Jalan Golden City Bengkong demi Peningkatan Akses Pertumbuhan Pariwisata

 Cen Sui Lan Perjuangkan Jalan Golden City Bengkong demi Peningkatan Akses Pertumbuhan Pariwisata

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar dapil Kepri, Cen Sui Lan (empat kiri) berfoto di depan Masjid Cheng Joo di lokasi kawasan wisata terpadu Golden City Bengkong, Rabu (28/4/2021) (Istimewa)


Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau, bertekad untuk meningkatkan akses pertumbuhan ekonomi dibidang pariwisata untuk daeraha pemilihannya di Kepulauan Riau, salah satunya jalan menuju destinasi pariwisata terpadu Golden City Bengkong.

Anggota Komisi V DPR RI akan bertekad memberikan diskresinya (kebebasannya) sebagai wakil rakyat, demi kemajuan perekonomian dibidang pariwisata di Kota Batam, Kepulauan Riau, yang memiliki penduduk terbanyak di Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Cen Sui Lan, melakukan kunjungan didaerah pemilihannya dikawasan wisata terpadu Golden City Bengkong, pada Rabu (28/4/2021), kemarin dalam rangka reses.

Cen Sui Lan langsung disambut pengusaha wisata travel yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Provinsi Kepri, dan pengusaha wisata terpadu Golden City Bengkong.

Dalam kunjungan tersebut, dirinya juga mengajak Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kepri Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahqn Rakyat (PUPR) Faisal, Kepala Perencana BPJN Provinsi Kepri Hendra, serta tenaga ahli DPR RI Victor Angsono, Agustar, dan Teddy Martus.

Diskresi tersebut, merupakan bukti keseriusan dirinya sebagai wakil rakyat Kepri di Senayan untuk dapat menarik APBN dalam bentuk program pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan perekonomian Kepri umumnya dan Batam khususnya.

“Beberapa waktu lalu saya kan sudah menerima aspirasi dari Pengurus DPD ASITA Kepri untuk memperjuangkan pembukaan rute kapal pesiar ke Natuna, Anambas, dan Lingga. Kemudian membangun jalan menuju kawasan wisata terpadu Golden City Bengkong. Makanya kami tinjau dan bahas langsung di tempat,” ujar Cen Sui Lan, istri Raja Mustakim ini.

Dalam rapat tersebut, Cen Sui Lan meminta kepada BPJN Provinsi Kepri untuk menjelaskan status jalan menuju kawasan destinasi pariwisata Golden City Bengkong biar pengusaha wisata maupun pengelola wisata terpadu Golden City Bengkong tidak salah pengertian

Pihak BPJN Provinsi Kepri pun menjelaskan, jalan ke arah Golden City, baik dari arah Ocarina maupun dari Simpang Batuampar menuju Garama Bengkong, statusnya jalan tingkat kota.

“Tanggung jawab pembangunan dan pemeliharaannya adalah Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam,” ujar Faisal.

“Kalau status jalan nasional, itu baru menjadi tanggung jawab BPJN Provinsi Kepri Ditjen Bina Marga. Kalau itu kewenangan dari Bu Cen Sui Lan menganggarkan di Komisi V,” sambung Faisal.

Kemudian, Cen Sui Lan memberikan solusi dengan memberikan diskresi (kebebasan) yang beliau miliki. Diskresi dibolehkan, jika program di suatu wilayah kepentingan ekonomi dan pengembangan wilayah sebagai destinasi pariwisata dengan inisiatif dari usulan sebagai Anggota DPR RI.

“Dengan penugasan untuk infrastruktur buat kabupaten atau kota atau provinsi, melalui program dana alokasi khusus (DAK) transfer daerah. Di Komisi V DPR RI melalui mitra kami Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR kami titipkan program tersebut,” jelas Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan meminta kepada BPJN bersama Abi selaku pihak pengelola kawasan wisata terpadu Golden City Bengkong seluas 500 hektare ini, dibuakan master plan. Sehingga secara kajian akademis ada kegiatan pariwisata terpadu di kawasan Golden City. Karena, ini sangat mendukung sektor pertumbuhan ekonomi di Batam.

“Dari keadaan dan data-data destinasi pariwisata itu, bisa kita dukung pembangunan jalan, sebagai diskresi yang dimiliki,” ujar Cen Sui Lan.

(Rilis)

Share via :

Related post